MANAJEMEN SATPAM
SUMBERDAYA MANUSIA
Disusun Oleh : m pascals p
Penulis : Dr. surya dhrma, MPA, ph.D dan Dr. Rycko Amezela Dahniel, s.Ik., m.si.
April 2013
Assalamualaikum wr . wb
Salam sejahtera bagi kita semua
Seraya memanjatkan puji syukur ke hadirat tuhan yang Maha Kuasa, “Manjemen Sumber Daya Manusia pada sector Tenaga Sekuriti “ yang di Susun oleh m. pascals p. dan di terbitkan pada April 2013 dan di buat oleh penulis Dr. surya dhrma MPA, ph.D dan Dr. Rycko Amezela Dahniel s.Ik, m.si
Asal Mula Tenaga Satpam
Laporan yang di tulis Research and Development (RANDI) suatu Lembaga investigasi criminal di amerika serikat mendefiniskan tenaga sekuriti adalah segala bentuk pengamanandan kegiatan pencegahan pencurian/kehilangan, kejahatan lain, dan bahaya. Secara khusus, tenaga sekuritit dapat diistilahkan sebagai polisi swasta atau personil keamanan atau juga sebagai pengaman swasta, petugas tenaga sekuriti secara umum disiapkan ileh organisasi swasta dan individual yang menyediakan segala bentuk layanan jasa berkaitan dengan keamanan, termasuk investigasi, pengawalan, patrol. Deteksi kebohongan, alaram, dan konvoi kendaraan dengan pengawalan bersenjata. Istilah sekuriti secara implist bertati stabilitis, yang dapat diartikan secara impilist berarti stabilitis, yang dapat diartikan secara relative bahwa suatu lingkungan dapat diprediksi dimana individu dan kelompok ndapat mencapai tujuanya tanpa ada gangguan (rintangan, hambatan atau kendala, ancaman, dan tanpa ada rasa takut terhadap manusaia dan lingkunganya). Konsep sekuriti di dalam organisasi telah berkembang secara melalui sejarah peradaban barat dan dibentuk oleh berbagai macam pola kelembagaan dan budaya dalam mempelajari asal mula dan perkembangan sekuriti, perlu dicatat bahwa sekuriti dapat ditinjau dengan menggunakan sudut pandanganya sendiri dalam melihat masyarakat dan kelembagaanya di inggris padaabad pertengahan ada beberapa program untuk menghilangkan gangguan di sepanjang jala raya.
PERANAN TENAGA SATPAM
Peranan menurut getzels (1967) “That roles are defined in terms of role expectations
-the Normative rights and duties that definer within limitis what a person shoulder not do under
Various circumatnces while he is the incumbent a particular role within an institution.”
Dari pendapat getzeles tersebut, maka peranan dapat didefinisikan dalam terminology harapan peranan yang bersifat kebenaran normatif dan menetapkan Batasan-batasan kewajiban apa yang harusmya dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan seseorang secara khusus di dalam suatu organisasi oleh sebab itu, setiap kita berbicara tentang peranan seseorang di dalam suatu organisasi oleh sebab itu, setiap kita berbicara tentang peranan seseorang di dalam suatu organisasi termasuk juga organisasi petugas tenaga sekuriti tentunya, selalu berupa peranan – peranan yang normatif atau yang ideal – ideal saja, selain itu tenaga sekuriti memiliki peran utama dalam menjaga keamanan di lingkungan tempat mereka bertugas, baik itu di perkantoran, pusat perbelanjaan, perumahan, atau fasilitas public mereka bertugas mencegah Tindakan criminal, menjaga ketertiban, serta memantau aktivitas yang mencurigakaan dengan kehadiran tenaga sekuriti, masyarakat dan karyawan merasa lebih aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari
SATPAM juga harus siap penanganan situasi darurat
Selain menjaga keamanan, sekuriti juga terlatih untuk menangani berbagi situasi darurat, seperti kebakaran, bencana alam, atau kecelakaan. Mereka di latih melakukan evakuasi, memberikan pertolongan pertama dan menghubungi pihak berwenang jika diperlukan. Keahlian ini penting untuk meminimalkan risiko dan kerugian.
